Saat perang Salib, tentara Kristen, Jerman, Yahudi membantai orang Islam di jalan-jalan. Berbalik 180 derajat dengan perlakuan pasukan Islam terhadap pasukan Kristen. Simak akhlaq Salahuddin al-Ayyubi
“Pemandangan mengagumkan akan terlihat. Beberapa orang lelaki kami memenggal kepala-kepala musuh; lainnya menembaki mereka dengan panah-panah, sehingga mereka berjatuhan dari menara-menara; lainnya menyiksa mereka lebih lama dengan memasukkannya ke dalam api menyala. Tumpukan kepala, tangan, dan kaki terlihat di jalan-jalan kota. Kami berjalan di atas mayat-mayat manusia dan kuda. Tapi ini hanya masalah kecil jika dibandingkan dengan apa yang terjadi di Biara Sulaiman, tempat dimana ibadah keagamaan kini dinyanyikan kembali. Di sana, para pria berdarah-darah disuruh berlutut dan dibelenggu lehernya.”
Sepak Terjang Tentara Salib
Sampai abad ke-11 M, di bawah pemerintahan kaum Muslimin, Palestina merupakan kawasan yang tertib dan damai. Orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Islam hidup bersama. Kondisi ini tercipta sejak masa Khalifah Umar bin Khattab (638 M) yang berhasil merebut daerah ini dari kekaisaran Byzantium (Romawi Timur). Namun kedamaian itu seolah lenyap ditelan bumi begitu Tentara Salib datang melakukan invasi.
Ceritanya bermula ketika orang-orang kekhalifahan Turki Utsmani merebut Anatolia (Asia Kecil, sekarang termasuk wilayah Turki) dari kekuasaan Alexius I. Petinggi kaum Kristen itu segera minta tolong kepada Paus Urbanus II, guna merebut kembali wilayah itu dari cengkeraman kaum yang mereka sebut “orang kafir”.
Paus Urbanus II segera memutuskan untuk mengadakan ekspedisi besar-besaran yang ambisius (27 November 1095). Tekad itu makin membara setelah Paus menerima laporan bahwa Khalifah Abdul Hakim-yang menguasai Palestina saat itu-menaikkan pajak ziarah ke Palestina bagi orang-orang Kristen Eropa. “Ini perampokan! Oleh karena itu, tanah suci Palestina harus direbut kembali,” kata Paus.
Perang melawan kaum Muslimin diumumkan secara resmi pada tahun 1096 oleh Takhta Suci Roma. Paus juga mengirim surat ke semua raja di seluruh Eropa untuk ikut serta. Mereka dijanjikan kejayaan, kesejahteraan, emas, dan tanah di Palestina, serta surga bagi para ksatria yang mau berperang.
Paus juga meminta anggota Konsili Clermont di Prancis Selatan-terdiri atas para uskup, kepala biara, bangsawan, ksatria, dan rakyat sipil-untuk memberikan bantuan. Paus menyerukan agar bangsa Eropa yang bertikai segera bersatu padu untuk mengambil alih tanah suci Palestina. Hadirin menjawab dengan antusias, “Deus Vult!” (Tuhan menghendakinya!)
Dari pertemuan terbuka itu ditetapkan juga bahwa mereka akan pergi perang dengan memakai salib di pundak dan baju. Dari sinilah bermula sebutan Perang Salib (Crusade). Paus sendiri menyatakan ekspedisi ini sebagai “Perang Demi Salib” untuk merebut tanah suci.
Mobilisasi massa Paus menghasilkan sekitar 100.000 serdadu siap tempur. Anak-anak muda, bangsawan, petani, kaya dan miskin memenuhi panggilan Paus. Peter The Hermit dan Walter memimpin kaum miskin dan petani. Namun mereka dihancurkan oleh Pasukan Turki suku Seljuk di medan pertempuran Anatolia ketika perjalanan menuju Baitul Maqdis (Yerusalem).
Tentara Salib yang utama berasal dari Prancis, Jerman, dan Normandia (Prancis Selatan). Mereka dikomandani oleh Godfrey dan Raymond (dari Prancis), Bohemond dan Tancred (keduanya orang Normandia), dan Robert Baldwin dari Flanders (Belgia). Pasukan ini berhasil menaklukkan kaum Muslimin di medan perang Antakiyah (Syria) pada tanggal 3 Juni 1098.
Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Sekitar lima minggu kemudian, tepatnya 15 Juli 1099, mereka berhasil merebut Baitul Maqdis dari tangan kaum Muslimin. Kota ini akhirnya dijadikan ibukota Kerajaan Katolik yang terbentang dari Palestina hingga Antakiyah.
Teladan Shalahuddin Al-Ayyubi
Pada tahun 1145-1147 pecah Perang Salib II. Namun perang besar-besaran terjadi pada Perang Salib III. Di pihak Kristen dipimpin Phillip Augustus dari Prancis dan Richard “Si Hati Singa” dari Inggris, sementara kaum Muslimin dipimpin Shalahuddin Al-Ayyubi.
Pada masa itu, Kekhalifahan Islam terpecah menjadi dua, yaitu Dinasti Fathimiyah di Kairo (bermazhab Syi’ah) dan Dinasti Seljuk yang berpusat di Turki (bermazhab Sunni). Kondisi ini membuat Shalahuddin prihatin. Menurutnya, Islam harus bersatu untuk melawan Eropa-Kristen yang juga bahu-membahu.
Pria keturunan Seljuk ini kebetulan mempunyai paman yang menjadi petinggi Dinasti Fathimiyyah. Melalui serangkaian lobi, akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menyatukan kedua kubu dengan damai.
Pekerjaan pertama selesai. Shalahuddin kini dihadapkan pada perilaku kaum Muslimin yang tampak loyo dan tak punya semangat jihad. Mereka dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Spirit perjuangan yang pernah dimiliki tokoh-tokoh terdahulu tak lagi membekas di hati.
Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad.
Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.
Salahuddin berhasil menghimpun pasukan yang terdiri atas para pemuda dari berbagai negeri Islam. Pasukan ini kemudian berperang melawan Pasukan Salib di Hattin (dekat Acre, kini dikuasai Israel). Orang-orang Kristen bahkan akhirnya terdesak dan terkurung di Baitul Maqdis. Kaum Muslimin meraih kemenangan (1187).
Dua pemimpin tentara Perang Salib, Reynald dari Chatillon (Prancis) dan Raja Guy, dibawa ke hadapan Salahuddin. Reynald akhirnya dijatuhi hukuman mati karena terbukti memimpin pembantaian yang sangat keji kepada orang-orang Islam. Namun Raja Guy dibebaskan karena tidak melakukan kekejaman yang serupa.
Tiga bulan setelah pertempuran Hattin, pada hari yang tepat sama ketika Nabi Muhammad diperjalankan dari Mekah ke Yerusalem dalam Isra’ Mi’raj, Salahuddin memasuki Baitul Maqdis. Kawasan ini akhirnya bisa direbut kembali setelah 88 tahun berada dalam cengkeraman musuh.
Sejarawan Inggris, Karen Armstrong, menggambarkan, pada tanggal 2 Oktober 1187 itu, Shalahuddin dan tentaranya memasuki Baitul Maqdis sebagai penakluk yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia. Tidak ada dendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang dianjurkan Al-Qur`an dalam surat An-Nahl ayat 127: “Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaran itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.”
Permusuhan dihentikan dan Shalahuddin menghentikan pembunuhan. Ini sesuai dengan firman dalam Al-Qur`an: “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi dan agama itu hanya untuk Allah. Jika mereka berhenti (memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zhalim.” (Al-Baqarah: 193)
Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Jumlah tebusan pun disengaja sangat rendah. Shalahuddin bahkan menangis tersedu-sedu karena keadaan mengenaskan keluarga-keluarga yang hancur terpecah-belah. Ia membebaskan banyak tawanan, meskipun menyebabkan keputusasaan bendaharawan negaranya yang telah lama menderita. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga.
Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristen kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya bisa digunakan untuk menebus semua tawanan. [Uskup] Heraclius membayar tebusan dirinya sebesar sepuluh dinar seperti halnya tawanan lain, dan bahkan diberi pengawal pribadi untuk mempertahankan keselamatan harta bendanya selama perjalanan ke Tyre (Libanon).
Shalahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katolik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks–bukan bagian dari Tentara Salib-tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu.
Kaum Salib segera mendatangkan bala bantuan dari Eropa. Datanglah pasukan besar di bawah komando Phillip Augustus dan Richard “Si Hati Singa”.
Pada tahun 1194, Richard yang digambarkan sebagai seorang pahlawan dalam sejarah Inggris, memerintahkan untuk menghukum mati 3000 orang Islam, yang kebanyakan di antaranya wanita-wanita dan anak-anak. Tragedi ini berlangsung di Kastil Acre. Meskipun orang-orang Islam menyaksikan kekejaman ini, mereka tidak pernah memilih cara yang sama.
Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha mendatanginya. Ia mengendap-endap ke tenda Richard. Begitu tiba, bukannya membunuh, malah dengan ilmu kedokteran yang hebat Shalahudin mengobati Richard hingga akhirnya sembuh.
Richard terkesan dengan kebesaran hati Shalahuddin. Ia pun menawarkan damai dan berjanji akan menarik mundur pasukan Kristen pulang ke Eropa. Mereka pun menandatangani perjanjian damai (1197). Dalam perjanjian itu, Shalahuddin membebaskan orang Kristen untuk mengunjungi Palestina, asal mereka datang dengan damai dan tidak membawa senjata. Selama delapan abad berikutnya, Palestina berada di bawah kendali kaum Muslimin.
***
Perang Salib IV berlangsung tahun 1204. Bukan antara Islam dan Kristen, melainkan antara Takhta Suci Katolik Roma dengan Takhta Kristen Ortodoks Romawi Timur di Konstantinopel (sekarang Istambul, Turki).
Pada Perang Salib V berlangsung tahun 1218-1221. Orang-orang Kristen yang sudah bersatu berusaha menaklukkan Mesir yang merupakan pintu masuk ke Palestina. Tapi upaya ini gagal total.
Kaisar Jerman, Frederick II (1194-1250), mengobarkan Perang Salib VI, tapi tanpa pertempuran yang berarti. Ia lebih memilih berdialog dengan Sultan Mesir, Malik Al-Kamil, yang juga keponakan Shalahuddin. Dicapailah Kesepakatan Jaffa. Isinya, Baitul Maqdis tetap dikuasai oleh Muslim, tapi Betlehem (kota kelahiran Nabi Isa ‘alaihis-salaam) dan Nazareth (kota tempat Nabi Isa dibesarkan) dikuasai orang Eropa-Kristen.
Dua Perang Salib terakhir (VII dan VIII) dikobarkan oleh Raja Prancis, Louis IX (1215-1270). Tahun 1248 Louis menyerbu Mesir tapi gagal dan ia menjadi tawanan. Prancis perlu menebus dengan emas yang sangat banyak untuk membebaskannya.
Tahun 1270 Louis mencoba membalas kekalahan itu dengan menyerang Tunisia. Namun pasukannya berhasil dikalahkan Sultan Dinasti Mamaluk, Bibars. Louis meninggal di medan perang.
Sampai di sini periode Perang Salib berakhir. Namun, beberapa sejarawan Katholik menganggap bahwa penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad II Al-Fatih dari Turki (1453) juga sebagai Perang Salib. Penaklukan Islam oleh Ratu Spanyol, Isabella (1492), juga dianggap Perang Salib.*
Sumber: Majalah Hidayatullah edisi Desember 2004
oww geto to sejarahnya,,,,,
panjang buangedz……
lam kenal
makasi ya ana senang dengar sejaranya salam kenal ama saudaranya in holland
cerits nysts yang sangat menerik saya hmmm…mmm dasar perang salip terus, poso, ambon dan lain lain itu semua nya adalah otak nya kristen , namun mengapa orang kristem menyebut orang islam sebagai troris ? sebenarnya ya yang teroris itu siapa sich, islam apa kristen ?
dan mengapa si keparat bush itu juga menggembor – gemborkan bahwa islam itu teroris, dah bilang aza klo bush takut ke islam, apa lagi alasan utama bush benci ke islam kan iri ( dasar serigala berbulu domba ) seandai na aku ber kesempatan bertemu dengan bush maka aku akan melempari nya dengan kotoran babi, memang itu lah makanan dari si bangsat bushbagi sap[a yang mau tulis kritik n’ saran kirim aza di
ls_lana@yahoo.co.id
cerita nyata yang sangat menerik saya hmmm…mmm dasar perang salip terus, poso, ambon dan lain lain itu semua nya adalah otak nya kristen , namun mengapa orang kristen menyebut orang islam sebagai teroris ? sebenarnya ya yang teroris itu siapa sich, islam apa kristen ?
dan mengapa si keparat bush itu juga menggembor – gemborkan bahwa islam itu teroris, dah bilang aza klo bush takut ke islam, apa lagi alasan utama bush benci ke islam kan iri ( dasar serigala berbulu domba ) seandai na aku ber kesempatan bertemu dengan bush maka aku akan melempari nya dengan kotoran babi, memang itu lah makanan dari si bangsat bush bagi sapa yang mau tulis kritik n’ saran kirim aza di
ls_lana@yahoo.co.id
ISLAM ADALAH AGAMA SEMPURNA.
Terima kasih ya Allah, telah engkau pilih aku sebagai pengikut NabiMu, Muhammad SAW.
Asyhadualla Ilaa Hailallah Waasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah…
Kaum Atheis ngasih sedikit komentar :
PERANG SALIB adalah kesalahan Yang
sangat Fatal yang dilakukan oleh pemimpin-
pemimpin Agama dan Penguasa,
Mereka Saling berebut Keyakinan
dan lebih memalukan lagi
berebut kekuasaaan
ha…ha…ha…ha….
Kaum Atheis ngasih sedikit komentar :
PERANG SALIB adalah kesalahan Yang
sangat Fatal yang dilakukan oleh pemimpin-
pemimpin Agama dan Penguasa,
Mereka Saling berebut Keyakinan
dan lebih memalukan lagi
berebut kekuasaaan
ha…ha…ha…ha….
AGAMA KRISTEN DAN YAHUDI AGAMA PALING SESAT DA PALING BODOH DI DUNIA
satu hal yang paling saya tidak mengerti di islam adalah kalo orang2 yg memeluk islam itu ternyata dibodohin oleh satu orang yaitu muhammad. kanapa bisa ? karena muhammad minta didoain tiap abis solat. ” berikanlah junjungan kami muhammad ditempat yang paling tinggi yang telah kau janjikan”
Khan geblek tuh si muhammad
HAYA ISALM AGAMA YANG PALING SEMPURNA DAN PALING PINTAR TAPI BUKAN ISLAM AHMADIYAH
Perang Salib ditimbulkan oleh Individu yang kebetulan menjadi Pemimpin Negara atau Agama pada waktu itu. Baik atau buruk biar Allah SWT yg menentukan. Tugas kita adalah belajar dari sejarah dan tidak mengulanginya, agar tidak menimbulkan korban manusia yang sia2. Sebaiknya kita tidak menghujat agama lain, ingat loh Dasar Negara kita Pancasila!
Jangan lupa itu dan jangan jadi emosi, karena akan mencerai beraikan kita semua…ingat rekan2 kita yang beragama lain…mereka juga harus dihargai, kita hidup bersama sama di Republik tercinta ini..yang sekarang sedang susah. Apa kontribusi kita?
Menurutku perang salib bukanlah perang agama, atau agama yang menjadi pemicu perang, tetapi napsu manusialah yang memicunya, aku sendiri berama Kristen dan menganggap perang salib itu adalah suatu keslahan besar, karena dalam kristen tidak mengajarkan yang seperti itu.
dan aku sendiri memiliki banyak teman yang beragama Islam, dan semuanya baik2 saja.
Janganlah selalu berpikir kalau konflik sekelompok orang yang beragama kristen dengan sekelompok orang yang beraga Islam merupakan konfilk agama. Tapi tolong lihat apa yang ada dibalik itu semua. Janganlah buat negeri kita ini makin hancur, tapi marilah kita saling toleran satu sama lain, walaupun mungkin kita berbeda, dan pada hakekatnya kita negeri kita ini dari jaman dulu banyak perbedaan.
marilah kita buat negeri kita teduh, damai, sehingga semua orang, baik memiliki agama, suku, bahasa, latar belakang sosial, yang berbeda-beda bisa menikmati hidup dan saling menghargai.
Tuhan memberkati kita semua….
Anjing mengogong, kafilah berlalu…
cerita tanpa dasar…
[...] dari: Blog Wahyu Posted by Aulia Andri on August 6, 2008 in [...]
Crusade war adl sejarah luar biasa melebihi Perang dunia I&II,Krn p.salib telah bnyk mempengaruhi hub.2 agama samawi itu..p.salib ini udh pernah di flim kan tp kyaknya ceritanya fersi eropa..tp ada bner nya jg,,film nya seru..baguslah..ada yg pny VCD nya pinjem dunk..hehehe..
tp mnurut gw P. Salib tak hny krn faktor agama saja tp jg dilatarbelakangi oleh kekuasaan,kejayaan, dan dendam..
gw ykin kbnyakan para raja2 eropa itu ga ngerti bnget tentang agama,,mrk bodoh mau aja di provokasi oleh si paus/uskup atau apalah namanya..klo ga salah gw paus urbanus II itu akhirnya di jatuhi hukuman mati oleh rakyat jerman/prancis,,dituduh membuat kehancuran dan penderitaan rakyat krn kalah dlm perang..ya iyalah dia khan udah dirasuki setan.iblis dan dendam terhadap islam…ksihan ya udh klah masuk neraka lg..malang nian nasib kau..
Yup.., aku setuju dengan comment Ismail Sallahudin n Fa_Nie…, yang lain no comment, karena semua itu kembali ke Tuhan…, kita manusia hanya punya nafsu n emosi, Tuhan itu Maha Pengasih dan pemurah, kalau Tuhan mau dengan sekali kedip mata hancurlah manusia yang seolah2 hanya membenarkan 1 hal keyakinan saja, menurut gue yang tepat adalah setiap manusia berbuatlah kebaikan, maka akan terjadilah kedamaian…
Benar kata Bro Imail Sallahudi n Fa_Noe..
Knapa Kita harus saling menjatuhkan??
Toh kita orang indonesia.. Mempunyai dasar2 Pancasila.. Kenapa Harus saling menjatuhkan?
Ingat Indonesia bukan negara islam..
Tapi Negara Yang sangat menjujung tinggi arti dari pancasila..
Bhineka Tunggal Ika..
Piz Menn..
Hidup bersama…
Halo,
Ingat bung, itu bukan tentara Kristen, tapi katolik roma.
Ingat kalau Kristen itu berbeda dengan katolik roma.
Katolik roma punya raja di vatican city yang memerintah seluruh dunia (liat reaksi para pemimpin negara kalau ketemu pope).
thanks.
anda menceritakan mulai dari pertengahan tentang perang salib ………….coba baca buku “perang salib dari sudut pandang muslim” …. bisa dicari di gramedia ……… awal perang salib di mulai dari penguasa Al-Hakim di Yerusalem … buku ini menceritakan …. lebih baik dari tulisan anda ..
ya..saya setuju ..dengan noname …al-hakim melanggar tradisi kesepakatan dan kedamaian warga muslim, kristen dan katholik di Yerusalem. Sebagai penguasa di yerusalem dia menghancurkan gereja makam suci …dan itu awal dari perang salib. Pasukan perang salib memang kejam tapi penguasa muslim sangat munafik ..bermuka dua merusak kedamaian beragama di yerusalem. Ya baca buku nya baik-baik …. buku yang cocok untuk kaum islam untuk memahaminya.
Keberadaan Muslim di Tanah Suci harus dilihat sejak penaklukan bangsa Arab terhadap Palestina pada abad ke-7. Hal ini sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi penziarahan ke tempat-tempat suci kaum Kristiani atau keamanan dari biara-biara dan masyarakat Kristen di Tanah Suci Kristen ini. Sementara itu, bangsa-bangsa di Eropa Barat tidak terlalu perduli atas dikuasainya Yerusalem – yang berada jauh di Timur – sampai ketika mereka sendiri mulai menghadapi invasi dari orang-orang Islam dan bangsa-bangsa non-Kristen lainnya seperti bangsa Viking dan Magyar. Akan tetapi, kekuatan bersenjata kaum Muslimlah yang berhasil memberikan tekanan yang kuat kepada kekuasaan Kekaisaran Byzantium yang beragama Kristen Orthodox Timur.
Titik balik lain yang berpengaruh terhadap pandangan Barat kepada Timur adalah ketika pada tahun 1009, kalifah Bani Fatimiah, Al-Hakim bi-Amr Allah memerintahkan penghancuran Gereja Makam Suci (Church of The Holy Sepulchre). Penerusnya memperbolehkan Kekaisaran Byzantium untuk membangun gereja itu kembali dan memperbolehkan para peziarah untuk berziarah di tempat itu lagi. Akan tetapi banyak laporan yang beredar di Barat tentang kekejaman kaum Muslim terhadap para peziarah Kristen. Laporan yang didapat dari para peziarah yang pulang ini kemudian memainkan peranan penting dalam perkembangan Perang Salib pada akhir abad itu.
Penyebab langsung dari Perang Salib Pertama adalah permohonan Kaisar Alexius I kepada Paus Urbanus II untuk menolong Kekaisaran Byzantium menahan laju invasi tentara Muslim ke dalam wilayah kekaisaran tersebut. Pada tahun 1071, di Pertempuran Manzikert, Kekaisaran Byzantium telah dikalahkan oleh pasukan Muslim Seljuk dan kekalahan ini berujung kepada dikuasainya hampir seluruh wilayah Asia Kecil (Turki modern). Meskipun Pertentangan Timur-Barat seldang berlangsung antara gereja Katolik Barat dengan gereja Orthodox Timur, Alexius I mengharapkan respon yang positif atas permohonannya. Bagaimanapun, respon yang didapat amat besar dan hanya sedikit bermanfaat bagi Alexius I. Paus menyeru bagi kekuatan invasi yang besar bukan saja untuk mempertahankan Kekaisaran Byzantium, akan tetapi untuk merebut kembali Yerusalem.
Liat Filemnya Aja KINGDOM OF HEAVEN…Lumayan bagus….
biarlah sejarah masa lalu menjadi pelajaran bagi kita yang skarang agar tidak mengalami kebodohan seperti umat2 terdahulu……
janganlah dengan alasan agama kita terpecah belah,
walaupun perang salib bukan perang atas dasar agama,
dapat dilihat di jerusalem saat perang salib sedang berlangsung, islam dan kristen hidup damai didalamnya……..
Perang apapun alasannya, terlebih krn alasan agama itu bodoh, wasteful dan emestinya tidak diberkati oleh Tuhan.
Perang Salib 1 – 9 mengakibatkan matinya banyak sekali manusia di kedua belah pihak. Sebagian ebsar yg mati justru yg tidak bener2 terlibat dlm asal-usul permusuhan tersebut.
Paus beberapa taon lalu meminta maaf kpd semua orang yg turut menderita krn peperangan itu dan kekejaman yg dilakukan oleh prajurit & pemuka Kristiani.
Satu hal yg biasanya tidak diingat oleh banyak orang ialah bhw persengketaan ini imulai dg penyerangan, perebutan serta pendudukan Yerusalem oleh khalifa ke-3. Spt diketahui Yerusalem pd waktu itu merupakan kota suci bagi umat Kristiani dan Yahudi.
Semoga kita semua belajar dari kesalahan2, permusuhan dan perang yg semuanya tidak membawa kebaikan bagi manusia.
Memang hal tsb merupakan kesalahan terbesar yang dialami kaum KRISTEN dahulu.
Tp sejarah masa lalu jgn diungkit kembali karena akan memunculkan MASALAH” baru, trmsk “crusade war” yg lainnya.
Sebaiknya jgn mencemooh 1 sama lain antar agama, krn tidak akan ada penyelesaian, coz harus kerjasama duNk! Tujuan kn sm~: SORGA. . . .
Saya sendiri merasa kecewa atas apa yg dilakukan katolik thdp Islam. Masakan agama Tuhan bisa membunuh orang lain?? Padahal karena hal perebutan wilayah. . . .
Saya sbgai umat Kristiani , juga meminta maaf sebesar-besarnya kpd kaum Musliman,Muslimin, dn smoga perang salib tidak akan terjadi lagi!
Sekarang ini kn jmn Modern, coz harus disikapi dgn pikiran yang baru pula dan jgn memandang MASA LALU yang suram. . . .Karena sebenarnya inti seluruh ajaran Agama, Baik Kristen, ISlam, atau yg lainnya sebenarnya adalah KASIH thp Tuhan Allah Yang Maha Tinggi dan thdp sesama manusia, dan membunuh itu termasuk PERBUATAN KEJI!
Semoga ulasan singkat ini dpt mengurangi angka teroris didunia yang disalah artikan penggunaan JIHAD, krn sbnrny hidup ini perlu kedamaian antar umat.
Semuanya pembohong. Semua pihak punya sejarah perang salib versi masing2..jangan munafik. kebenaran versi sejarah adalah kemustahilan. Sekarang yang terpenting buktinya..Kebenaran yg sejati akan dianut oleh mayoritas umat manusia. Dan siapakah yang penganutnya lebih banyak sampai sekarang, Muhamad atau Yesus? Fakta membuktikan bukan…
Fakta Sekarang :
Umat Katholik Roma = 1.750.000
Umat Protestan = 700.000
Umat Islam = 800.000
Ralat :
Umat Katholik Roma : 1.750.000.000
Umat Protestan : 700.000.000
Umat Islam : 800.000.000
yang penting kualitas bung.. bukan kuantitas..
lebih baik punya penganut yang sedikit, tapi akhlaknya bagus..daripada punya penganut yang banyak, tapi cuma “agama KTP” doang…
waduh… kok jadi jumlah yang dikedepankan. he2.maaf tp agak naif..
bagus man, ada referensi internetnya ga? mau dunk
asik banget ceritanya!!!!
emang sejarah itu mengerikan……
sampai2 ga bisa hilang…..
dan selalu ada keturunan2 yg menceritakannya….
sebenarnya agama islam itu yg nomer satu didunia ini…..
mungkin orang2 yg beragama lain sekarang…..
itu adalah keturunan dari buyutnya….
seandainya kalau ada orang kristen yg mau menikah dengan orang islam…..
maka orang kristen itu haruz masuk keagama islam……
tapi kalau orang islam tambah masuk keagama kristen berarti orang islam itu bodoh……
orang itu ga mengerti agama islam itu kayak apa….
agama islam itu sangat sempurna dan memiliki ilmu untuk kejalan yg benar dan menuju allah swt?
aku beruntung hidup didunia ini….
dan aku beragama islam….
walaupun umurku 18 tahun….
aku suka cerita2 sejarah dulu……
wah ceritanya bagus n sama persis kayak film yang pernah q tonton yang judulnya “KINGDOM OF HEAVEN” yang menceritakan perang salib di yerusalem, coba dech yg blum pernah nonton film itu pasti bagus banget n kita akan mendapat pelajaran dari akhlak seorang panglima perang islam yaitu SALAHUDIN AL-AYYUBI dalam menghadapi musuh islam. wassalam.
HALOO SEMUA NA..
SEJARAH PERANG SALIB HANYALAH MASA LALU YG BODOH DARI KEDUA BELAH PIHAK YG MEMAKAI AGAMA SBG KEDOK UNTUK MEMBELA KEPENTINGAN MASING2.
SAYA SENDIRI SEORANG KHATOLIK YG MEMPUNYAI IBU SEORANG MUSLIM DAN KELUARGA BESAR DARI IBU SAYA BERAGAMA MUSLIM,SEDANGKAN AYAH SAYA MEYAKINI KEYAKINAN YANG SAMA DENGAN SAYA,SAYA JUGA MEMILIKI TEMAN2 DARI SEMUA AGAMA YG ADA DI INDONESIA DAN SEMUA BISA HIDUP BERGANDENGAN TANGAN TANPA SALING MENYAKITI.
IBU SAYA SLALU MENGJARKAN BHWA SEMUA AGAMA YANG ADA ITU SAMA BAIKNYA,TIDAK ADA YG SATU LEBIH BAIK DARI YG LAIN,KRN SEMUA AGAMA MENGAJARKAN KEBAIKAN,CINTA KASIH,PERSAUDARAAN.
YANG PERLU DIGARISBAWAHI BHWA PEMIMPIN2 NEGARA2 SAAT INI YG MEMELUK KEYAKINAN NYA MSG2 SKRG LEBIH SUKA MEMAKAI AGAMA SEBAGAI KEDOK UNTUK SALING MENJATUHKAN SATU SAMA LAIN,MOHON MAAV MUNGKIN DI DUNIA INI UMAT NASRANI LEBIH MAYORITAS DARI UMAT MUSLIM DAN UMAT BERAGAMA LAINNYA,DAN PERTIKAIAN ANTARA PEMIMPIN NEGARA2 YG MEMELUK KEDUA KEYAKINAN INILAH YG MENJADIKAN AGAMA SEBAGAI TAMENG UNTUK MENCAPAI TUJUAN MASING2.
KRN KLO SAMPAI TERJADI PERANG SPT YG SEDANG TERJADI DI GAZA SAAT INI,SEMUA UMAT BERAGAMA YG HIDUP DAN TINGGAL DLM WILAYAH PERANG ITULAH YG MENJADAI KORBAN SEDANGKAN PEMIMPIN2 NYA HANYA TINGGAL ONGKANG2 KAKI.
OLEH KARENA ITU MARILAH KITA SEMUA UMAT BERAGAMA UNTUK BERSATU MEMERANGI YG SEHARUS NYA DIPERANGI KHUSUS NYA KAUM ZIONIS.
SALAM DAMAI BUAT SEMUANYA,MOHON MAAV BILA TULISAN SAYA MUNGKIN ADA YG KURANG BERKENAN.
THXXX…
apa komplik israel&jerusalem sekarang lanjutan dari perang salib waktu dulu???
Salam kenal,,,
Nyariin tugas sekolah bwt adek sekalian blog walking,,,
thanks 4 nice post
ahhhhhhhhhhhhh semuanya terlalu banyak komentar…..dulu ya dulu….skrg yang skrg….yang penting kita saling mengasihi dan memaafkan satu sama lain okeyyy
makasih. infonya bermanfaat
ketahuan ComENT yang sekolah ama yg engga.
komentar dr Gabriela K. Rantau….SALAH BESAR….
Jerusalem Pertama kali menjadi kota suci bagi umat Yahudi…bukti nyata sejarah…
Dalam ajaran umat islam, Umat Yahudi adalah umat nabi Musa, dan dalam ajaran islam nabi musa adalah salah satu nabi tuhan di Islam…
Jadi seperti diketahui seluruh umat, Yerusalem pada waktu itu merupakan awal kota suci bagi umat Yahudi dan Islam, lalu menjadi kota suci umat Nasrani…Bukti Nyata Ajaran di 3 agama (Yahudi, Nasrani dan Islam)
Masalah Khalifah ke-3 menyerang dan menguasai Jerusalem saat itu merupakan pengambilah alih dari pemimpin yang tidak adil terhadap umat agama yang berada di kota suci jerusalem,palestina dulu, dan sekarang Israel…
Mohon maaf klo ada kata-kata saya yang membuat pembaca tersinggung, saya hanya mengatakan kenyataan yang benar ada…
Kita sebagai umat beragama pasti di ajarkan saling menghargai dan menghormati agama lain, jadi janganlah kita memecah belah satu sama lain, perbedaan itu pasti ada dan karena perbedaan itulah yang membuat dunia ini menjadi indah dan beragam, dan menjadikan kita untuk bijak dalam memahami hal tersebut…
Terima Kasih…
aslmlkm wr, wb.
saudara-saudari, muda-mudi, kakek kakek-nini-nini, semuanya hingga yg banci diseluruh jagat raya ini. kita semua bersaudara anak adam dan hawa.. peace in the world-peace in the world..
waalaikum salam wr,wb.
Mas Kalo Nulis Tu yang ILmiah Dikit dong!!!!!
jangan ASAL!!!!
REFERENSINYA harus yang jelas !!!!!!
Kalo dari pemahaman kamu sendiri…
emank nya kamu udah HIDUP d zaman Perang salib????
^_^
Ini diskusi bagi oarang yang beragama. Yang Ahteis jangan ikut komen. Pikirin dulu kalo mati roh kamu kemana selain ke Tuhan…?
dan terakhir…
AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA YANG PAING BENAR….!
AL-QURAN ADALAH KITAB YANG BENAR_BENAR SUCI TANPA REKAYASA.
Shalom, salam damai
Perang salib adalah sebuah kesalahan besar yang terjadi karena nafsu manusia semata.
Manusia mengaku beragama, berusaha menegakkan hukum agama, tapi dengan cara yang tidak benar, ini adalah ego manusia semata dengan mengatasnamakan agama untuk berperang dan mencari simpati rakyat dengan berkata “Mari Berjuang Demi TUHAN kita, untuk menegakkan Agama” Itu adalah SALAH BESAR dan OMONG KOSONG belaka.
Perang salib adalah sebuah kesalahan besar, mari kembali pada TUHAN maka kita akan temukan kedamaian.
Amin.
Tuhan memberkati kita semua.
SEJARAH itu ada 2 faktor pendukung,yang pertama peristiwa dan fakta….
setiap sejarah yang dinilai setiap manusia mempunyai persepsi yang berbeda-beda…
jadi tidak 100% sejarah salib itu udah pasti benar atau salah…
tpi yang pasti perang salib itu pernah terjadi….
kecuali yang menulis tentang sejarah pernah ikut terlibat dlm sejarah itu sendiri….
mau apapun agama kita,pasti tidak ada dalam ajarannya untuk berperang…
jangan kalian saling menyalahin satu sama yang lain….
apalagi mengatain agama ini jelek,agama ini jahat….
klo ada orang yang seperti itu,dia hanya orang bodoh dan tidak beragama…..
kita disini ga ada yang sempurna!!!
ingat,agama apapun kita…
tujuan kita smua sama…
yaitu SURGA!!!
tujuan agama bukan surga… tapi menjejali manusia dengan impian surga.. menakuti manusia dengan neraka…tujuan agama adalah keteraturan… tujuan agama adalah pr0paganda massa…
Emang tujuan manusia di dunia adalah hidup bahagia di surga. Tetapi untuk masuk surga, agama yang kita peluk pada saat kita hidup di dunia inipun juga ikut menentukan lho!!!
Jadi selama kita hidup dunia, yakinkan bahwa agama kita adalah agama yang benar. Dan cara melihat agama yang benar itu sangat mudah banget. Yakni dengan melihat konsep ketuhananya pada agama tersebut. Jika konsep ketuhanannya jelas artinya yang disembah jelas maka agama itu benar. Tetapi jika konsep ketuhanannya masih menimbulkan pertanyaan? Sudah pasti agama itu sudah diotak-atik pada kitab sucinya. Jadi renungkanlah selama kita masih hidup di dunia.
ceritaX menarik tapi ngery bgt…………….
islam is the best…. plg toooopppp..,.,..
Assalamu’alaikum….Salam merdeka
MKasih atas infonya..saya salut atas info anda, sbagi salah satu pengemar sejarah saya ucapkan terimakasih kepada anda.
saran dari saya tolong bahan sbgai acuan referensi anda di tuliskan, jgn hanya menadurdari majalah saja,jga terhadap tabloit penerbit mohon di tuliskan sumber yang digunakan.
Perang salib memang merupakan perang yang pernah terjadi di muka bumi ini, dari sudut pandang saya ego manusialah yang merupakan pendorong terjadinya bencana besar tersebut. Sejak dikuasainya Palestini oleh kaum muslim, di Palestina sudah terjalin komunitas yang rukun dengan adanya kebebasan beribadah antara pemeluk keyakinan yang berbeda-beda. Jgn munafik,peran kaum barat(Eropa) sangat berambisi untuk berkuasa di mana2 dengan menghalalkan segala cara. Kita jagn munafik dlm perjalanan bgsa Eropa kita kenal semboyan mereka yaitu 3G,GOLD, GLORY,GOSPEL yang mempunyai arti Emas (Harta),Kekuasaan(Penjajahan), Perjalanan Suci(Penyebaran agama degan segala hal,Penindasan, Perampasan,dll).
Kita jgn lari dari sejarah Bgsa kita sendiri,bagimana kekejaman Bangsa Eropa di negara ini,berbeda dengan kedatagan para Musafir Arab,dkk yang dengan keiklasanya memberikan Bgsa kita pencerahan.
Maka cobalah tengok dan bandingkan tingkah laku bangsa Barat(Eropa,kaum Misionaris Kristen Katolik) pada masa perang Salib dan dengan masa Penindasan bgss kita.
Coba lihat masa sekarang ini,Siapa…siapa motor pengerak kerusakan di dunia ini, Invasi Irak, Invasi Palestina,dll maka janganlah munafik.
Coba kita ciptakan kedamaian di dunia ini…jgan hanya menang sendiri..Tanyakan secara hening pada diri anda sendiri, apakah paham anda mengajarkan untuk berbuat kerusakan,pembunuhan,pembantaian tanpa alasan yang jelas…Astagfirullahalladzim.
Kita beda keyakinan, tetapi kita sama…Manusia.
Wslamu’alaikum…Merdeka….
Mtr Nwun, Trmksh. Thxs
Assalam Mualaikum wr.wb.
berjihad, demi menegakan agama Allah dan melindungi saudara sesama muslim adalah mulia.
Mari saudara sesama muslim, bela la agama kita kita, bela la persatuan kita. sesungguhnya membela islam lebih utama daripada membela saudara,suku maupun bangsa. jangan menomor 2 kan agama, demi kepintingan suku, bngsa atau apapun juga, karena Bumi,langit dan semua isinya adalah kepunyaan Allah Swt. dan kita juga merupakan ciptaan nya.
jangan dengarkan perkataan orang2 kafir, sejarah diatas amatlah baik menjadi tauladan, Bagaimana kuatnya persatuan kita.
Ingat, Tegakan Agama Allah Swt diatas Bumi, Cintai Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw melebihi apapun di dunia, berpegang teguh pada Al-Quran, Tegakan Syariat Islam. Dan BELA SAUDARA MU SESAMA MUSLIM.
Wasalam Mualaikum wr.wb.
saluttt for the gread salahuddin yusuf al-ayyub, pahlawan yg diidam-idamkan para kaum muslimin pada zaman dahulu sampe sekarang….
Coba pemimpin di Indonesia berpola fikir sama ama doi yah…
pasti kita semua gampang nyari jalan menuju Mardho Tillah… Amiinnn..
TIDAK AKAN pernah ridho orang yahudi dan nasrani….dst
jadi ksimpulannya…
siapa yang memulai??
hheeiiiii
islam n kristen itu sebenarny sma
sma2 bodoh
sma2 kjam
tp knapa y islam dlu mnghancurkn smua grja
klo mmank gtu pa lh skrg org kristen hancurkn mesid?!!
tp
y udh lh
Tuhan kn maha tahu munkin z prang salib itu islam yg mlai dluan scara tdk lngsung
y q brharap perang salib ke IX ada lg
biar perang besar2an
biar qt tahu skrg siapa yg lbh kuat
isam atw kristen katolik…..
Hei Mas-mas And Mbak-mbak
Yahudi Itu anak ter tua, Kristen itu anak kedua , Islam itu anak bungsu , jadi ketiga nya bersaudara (anaknya Ibrahim) sama sama agama SAMAWI emang wajar lah kalau serumah sering berantem, coba Kek sekali kali tu betiga kompak lawan yang lain kayaknya gak pernah tuch , tul nggak ????
are u sure with ur comments????
we dont know ’bout the reality.both christians or moslems doesnt visit our past yet,does we??so,dont judge any religion.dont u know ’bout the first religion in this world??
it’s Animisme and Dinamisme.Christian or Moslem never been yet.
tragedy started by them first.
all religion should be in peace not by shouting each other.
everything is the matter of choice,do the best.
we are human being not animal.but it depends on urself.
keep ur vengeance or build of ur feeling ’bout love each other……..
remember,we are not God who knows all.
with love and piece,
bon2(indonesian&christian)
heh semua!
Jangan pernah mentingin agama sendiri!
jangan pernah menganggap agamanya paling suci!
pikirin dong orang yang agamanya lain!
kayak gak punya dosa aja
kalo agama situ gak punya salah, gak pernah ngebantai agama lain, silahkan…. bela sono tuh agama!
masih mau ngomong lagi?
semua agama adalah baik, hanya tergantung bagaimana cara pemeluk agama tersebut menjalaninya.
yg dulu biarlah berlalu,dan menjadi pelajaran buat kita smua agar jangan sampi terulang lagi.
subhanallah. .
islam memang agama yang diridhoi oleh Allah SWT. .
Kebenaran pasti akan menang.
allahuakbar..
Semenjak masa kekhalifahan runtuh.islam diambang kehancuran.tak akan ada lg kejayaan bg islam.
mana the next salahudin al ayubi,yg berani merebut tanah suci dari kaum zionis.
allahuakbar.
yang ngaku muslim musti terus tingkatkan keislamannya..
jangan mau qta terus dibodohi dan berada dalam keragu-raguan..
Mana pejuang-pejuang yang akan membela Islam,
kalo memang seorang muslim sejati jangan cuma diam ketika islam dihinakan..
Hei Mas-mas And Mbak-mbak
Yahudi Itu anak ter tua, Kristen itu anak kedua , Islam itu anak bungsu , jadi ketiga nya bersaudara (anaknya Ibrahim) sama sama agama SAMAWI emang wajar lah kalau serumah sering berantem, coba Kek sekali kali tu betiga kompak lawan yang lain kayaknya gak pernah tuch , tul nggak ????
aduh pusing aku kalo inget inget zaman dulu….
yang nama nya perang ampe sekarang masih ada bung…
bukan hanya perang salib doang….
emang dari dulu tuch manusia serakah ga ada yang mau ngalah…
semuanya ber anggapan benar….
buat aku seh NASRANI yang salah….
kalo MUSLIM IS THE BEST……..
yach bener kata pepatah :
kalah jadi abu menang jadi arang….
perdebatan antar agama adalah suatu kebodohan…. sangat tidak pintar untuk memasuki wilayah pertanyaan siapa yang paling benar dari agama yg lahir ribuan tahun lalu dan berharap ada titik temu.
absurd….
Woooiii!!!orang2 bodoh yang so suci, so paling benar, apakah Tuhanmu menyuruh anda berperang?apakah Tuhanmu menyuruh anda membarakan dendam?apakah penciptamu yang Mulia merestui ciptaannya untuk berperang?
Jangan pakai nama Tuhanmu untuk melampiaskan keegoisanmu!! Terlalu picik pikiranmu jika engkau berkata: “berperanglah demi Tuhan!!”
Jika masing2 kitab mengajarkan umatnya untuk berperang membela Tuhan apa yang akan jadi dengan dunia ini hai orang2 munafik…!!!
Apakah Tuhanmu menghendaki supaya pertumpahan darah di bumi ini tidak berhenti? Terlalu naif Tuhan kita jika dia berpikir seperti itu..!!
Seorang bapak yang baik, ketika melihat anaknya yang sedang memukul anaknya yang lain akan berusaha untuk melerai, bukan menyuruh untuk berkelahi.!
Sadarlah hai manusia hidupmu didunia hanya sementara, gunakanlah untuk saling mengasihi.
Salam dari yang cinta damai..!
SICINMINTIL ALEPATO SULA KUNGAR….CERITA NE BAGUS TOH..WEDUN ….
saya sebagai orang yang bukan muslim dan bukan kristen hanya bisa menonton aja dari jauh atas tindakan2 yang menurut saya lucu dan enak ditonton.kadang2 saya sering tertawa dalam hati, zaman sekarang masih ada mempermasalahkan agama.udah gak zamannya lagi mas!
tujuan agama itu adalah untuk mengatur manusia menuju kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, dalam al quran ada memang ayat yg berbunyi:”perangilah orang yang memerangi kamu,…dst..artinya yang tidak menyerang kamu jangan kamu serang,..nah yang memerangi kamu itu awalnya siapa??? itulah yg wajib diperangi,..adapaun yg tidak memerangi kamu seperti anak2, wanita, orang tua jompo jangan diperangi ( DIBUNUH )..sungguh sangat MULIA sekali karena itu adalah ayat dari Allah SWT perintahNya , masih ga percaya buka SURAT AL BAQARAH,…ayatnya cari sendiri lah – saya lupa,..pokonya yang ada QITAL- QITALU itu pasti ayat yang berkenaan dengan perang.,.Yahudi, Barat dan konco2nya itu super pengecut yang selalu membunuh orang2 sipil,terutama anak2,..wanita,..orang tua jompo..mereka bantai sungguh biadab kenapa mereka lakukan itu ??? jawabnya karena mereka mengikuti ayat2 IBLIS,….untuk tadi yg komentar bahwa negara kita bukan negara islam,…betul BUNG ,,negara kita memang bukan negra Islam tapi negara kita juga bukan negara SYETAN..yg selalu menghalalkan segala cara…ok,.ngerti BUNG..
waduh perang tu sebenernya gk ada gunanya hanya untuk menunjukkan siapa di antara mereka yang memimpin itu paling hebat.tapi kan islam yang agamanya paling benarlah yang menang.hidup untuk isalam, dan sungguh celakalah kamu orang yang di luar dari islam.allah hu akbar
asslmkm….
semua boleh berpendapat….
tp berdasarkan keyakinan yg saya anut (islam)…
islam adalah agama yg disempurnakan dari agama2 sebelumnya…(di al-quran ada)….
jaman dulu nabi mengajarkan untuk meng-ESA kan ALLAH SWT….
jd yg ada di jalan ALLAH SWT (islam) alhmdllh..
yg ga juga itu urusan mereka….mereka kan lahir dr rahim ibu yg lingkungan bukan islam….
jd “agamamu agamamu, agamaku agamaku”
urusan bener ato slh jgn di debatkan (ky nyari ketiak ular)…..
bnr ato slh nanti liat aja wkt di akhirat….sapa yg masuk surga dan sp yg masuk neraka……
klau mau berdebat mulai lajh dari aqidah
memang khidupan dunia untuk mencari kebenaran coba kaji kitab injil bagi yg beragama nasrani disitu bnyak keganjilan.ana bnyk teman yg muallaf krn tdk yakin dengan agamanya setelah berdiskusi sangat lama.
alhamdulillah mereka sangat bersemangat untuk berdakwah dan bnyak yg mereka islam kan termasuk keluarganya
hanya orang goblok bin tolol yang mau diperdaya sama opa paulus yang merusak kesucian injil. Mana ada dosa turunan?ha ha ha.ga realistis! Al quran murni dari Allah SWT. Tidak ada campur tangan manusia!
ah propaganda islam loe dengerin, coba loe denger juga dong dari pihak kristen, baru fair
Rangga,sultan solehudin,wawan ama jay rasis anjing.Babi kalian semua.Ini NKRI , bangsat…..kita hidup di negara bhinneka tunggal ika.gk usah lah meng-agung2kan satu agama terus men-jelek2kan yang lain.
Nih negara nenek moyangloe yang dirikan?Babi loe semua.
Otak2loe pada ditaruh di mana sih?lahir dengan otak di pantat loe semua?
Semua cerita pasti punya 2 sisi lah.Lagian gw sedikit OOT ya,kl ada bencana di indonesia tuh yang paling duluan ngasih bantuan tuh orang2 yang loe bilang KAFIR,NJING….bukan arab2 yang loe puja2.Bangsat loe pada semua 4 orang nih.
selama agama SAMAWI (Yahudi, Nasrani dan Islam) ini masih diduania tidak akan pernah ada kedamaian.
coba klo ketiga agama ini gak ada mungkin gak ada istilahnya perang karna AGAMA. Perang atas nama agama jauh lebih rendah dari pada perang karna kekuasaan, harta, wanita.
Otak loe doedoel semua.
Dalam Islam Allah itu pengasih dan penyayang, dimna penyayang dan pengasihnya?? di kristen itu Allah KASIH, dina Kasihnya. Yahudi menurut hukum Taurat, mana Hukumnya???
apa dengan membunuh, menjarah, membakar itu semua jawabannya.
Ya Allah apakah kamu telah GAGAL TOTAL menurunkan ajaran kepada nabi2 u ini. sampai Islam ada pun Tetap aja ada PERANG, IRI, BENCI,SERAKAH, menggagap ajarannya yg paling BENAR dstrnya.
Tapi g yakin seyakin-yakinnya bukan Allah yg salah Tapi umatnya yg bahloel semua. apakah Anda termasuk yg BAHLOEL??
hey, saliis u sarap y? msa mnta perang lgi tanpa ada perang aj dunia udh mndekati kehancuran g mna klo perang ya mkin kco…
yg jelas pada intinya kita hidup di dunia mencari kedamaian dan ridho allah terlepas dari itu sejarah perang salib setidaknya wajib kita tahu, untuk di jdikan sbg pedoman bgi kita d msa kni agar menjadi umat yg lebih baik karna pada dasarny tidak ad stupun ajaran di dunia yg mengajarkan kekerasan dan juga kita tdk patut saling mencela antar umat beragama karna kita tdk tahu pastinya siapa yg memulai perang itu yg jelas kta jgn meniru kekejaman dan kemunafikan yg terjadi pda waktu itu
dan stu lgi untuk sikap pahlawan islam Shalahuddin Al-Ayyubi
itu wjib di tiru bukan hanya untuk umat islam saja tpi jga umat lain krna sifat lapang dada dan sabar itu memang wajib ada pda smua umat yg gunany untuk menghindari kita dari peperangan.
Perang Salib adalah sebuah pelajaran penting bagi kedua belah pihak baik kaum muslimin maupun kaum nasrani. Bagi kedua belah pihak alangkah lebih baik untuk kembali mengkaji agamanya masing-masing dan tidak terpengaruh oleh nafsu dunia. Bagi yang terampas haknya silakan diambil kembali karena merampas hak seseorang itu berarti telah menjajah/memperbudak seseorang dimana perbudakan tidak sesuai dengan hak asasi setiap manusia yang hidup merdeka. Bagi yang merampas hak seseorang harus rela diambil oleh yang berhak menerimanya. Apabila hal itu terwujud maka terciptalah keadilan. Setiap manusia berhak untuk hidup di bumi ini dengan berbagai keyakinan. Karena Tuhan memberikan kebebasan untuk memilih keyakinannya masing-masing.
(Bagi yang terampas olehku haknya silakan diambil kembali, dan bagi yang merampas hakku akan kurampas kembali sama persis ketika dia merampas hakku. Tapi memberi maaf adalah yang terbaik. (Tetap berpikir positif, saling memberi maaf, tebarkan senyum pada semua manusia, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan pula)
Salam Damai
mas, saya bingung sama pendapatNya (noname & crusader) :
ini mau nyeritain sejarah perang salib, kok jadi perang buku sih !!
menurut saya perang salib bukanlah suatu kesalahan yang harus kita sesali , biarkan itu menjadi sebuah sejarah yang abadi karena walaupun kita sesali hgal itu takkan pernah kita bisa perbaiki karena itu meruoakan sebuah proses pembelajaran bagi kita…………………
PEACE 4 ever
Jawabanya akan kita dapatkan nanti,dimana semua yg mati dan yg hidup akan terangkat kesurga,dan siapa yg tingal dialah yg benar2 telah memiliki dunia ini untuk pertangung jawaban dan apa yg telah d tanam dan kau ambil dri sana dngan membiarkan simiskin menangis kelaparan dan teman2 yg sering memanfaatkan nama tuhan untuk keuntungan pribadi,tuhan jga g mau dibuatkan rumah d dunia karna tuhan udah punya rumah yg tiada tarannya d jagat raya dan planet yg bernama bumi ini hnya bola bekel yg blum di jama oleh tanganya karna belum waktunya,ambil dan jdikan rebutanlah isi dunia ini entarkan kta bkal dikubur disini karna kta adalah tana yg jdi daging dan roh dri tuhan mau tau roh dibuat dri apa mati aja dlu,tpi blum tentu jga kmu bleh tau siapa tau kmu g d terima d sisi tuhanku yg telah memberi keselamatan yg kekal abadi sepanjang masa,dan bagi siapa yg mengetuk akan d bukakan dan barang siapa meminta akan diberi,tpi tdk untuk orang yg bebal dan berhati picik seperti yg kta kenal bersama,mengarang,mencuri,menambah2kan dngan cerita karangan blaka hanya karna ingin d sembah dan d agung2kan tpi ahkirnya minta d doakan dan d selamatkan jga.hau2lah g keren,selamt blajar aja bwt yg blm blajar sampai jumpa d masa penghakiman,gbu
Udahlah hal2x yang seperti ini tidak usah diperdebatkan terus….kalo masalah mencari mana yang benar dan mana yang salah pasti tidak ada habisnya sampai tahun jebot juga…yang pasti saat ini kita semua sebagai orang indonesia yang memiliki keanekaragaman suku,budaya dan agama harus saling menghargai satu dengan yang lainnya karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air .
N satu lagi bro kalo bisa jangan nulis artikel yang Berbau agama ..karena masih banyak saudara2x kita yang masih kurang berpikirin luas dan karena agama adalah suatu konteks yang sangat sensitif …. ^_^
lu semua pada tau ga sih? cuma kitab Al Quran yg masih asli sampe sekarang…
ga kaya Injil yang tiap tahun percetakan nya selalu berbede isinya…
Kitab apaan tuh kaya gitu…
Dikarang sendiri oleh manusia…
Islam is the best…
AllahuAkbar…