Aliran Sesat Masuk Kampus

24 06 2007

sekarang ini banyak sekali aliran sesat, bahkan sudah masuk di kampus, dan saudara kita sudah ada yang jadi korban.

Ciri2 mereka :
1. Kita disuruh tadaruz, tapi ayat2nya dipotong-potong, dari satu surat ke surat lain.

2. Bertanya2 soal keislaman kita, kemudian dihasut pelan2/halus dengan logika dan diungkapkan dengan bahasa teologi.

3. Membahas tentang kekafiran, menganggap dirinya paling benar. Dan semua orang yang bukan golongan mereka adalah kafir. Termasuk presiden dan Aa’ Gym, Uje, katanya kafir.

4. Dijelaskan teori2 mereka, tentang 4JJI dibagi menjadi 3.

5. Kita disuruh, berjanji dengan lafadz bismillah, demi 4JJI, tetapi isinya mulai rancuh.

6. Isinya, kita dilarang bercerita kepada siapa saja tentang perkumpulan mereka, disuruh sholat malam, katanya lebih wajib dibandingkan 5 wakut, mereka menyebutnya Qiyammullail.

7. Kata2 mereka, banyak menjelek2kan orang lain, mencari kesalahan2 yang ada di dunia ini, dan merasa paling benar.

8. Tidak semua hadits mereka jadikan pedoman, malahan ada yang mereka anggap palsu, padahal benar.

9. Selalu menutup pintu dan jendela+gorden sebelum menyampaikan materi, korbanpun diajak ditempat yang sepi/terpencil.

10. Kalo korban sudah terpengaruh, maka keimannya goyah, sulit percaya kebenaran, dan hanya percaya pada golongan mereka. Timbul keraguan.

11. Mereka bermain logika dan akal, bukan nurani.

12. Suka menghambat waktu pelaksanaan ibadah 5 waktu.

13. Terkadang meminta sumbangan seikhlasnya, pas dikasih seikhlasnya, mereka menjawab “dek, sumbangan yang diberikan sesuai kadar dosa)

Mohon kepada semuanya harap waspada.

Hal ini juga sudah saya laporkan dengan ketua mahasiswa, konsultasi dengan asisten dosen dan akan segera ditindak lanjuti.

jazakumullah khairan katsiira.

di atas aku kutip dr penyataan temen kampus ku widy agung


Aksi

Information

9 responses

6 07 2007
jabal

toek Wahyu yg baru aku temukan, Allah itu sangat adil, sebelum manusia di nyatakan ia di jalan yang benar atau salah, sebelumnya Allah telah menunjukkan 2 jalan tersebut kepada kita 90:10
“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan”, di situlah letak keadilan Allah. manusia yang selamat adalah manusia yang berusaha mencari jalan kebenaran, jalan yg pernah dilalui orang-orang yang dulu Allah pernah berikan nikmat, Alfatiha : 6-7
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”
“(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”
jalan yg pernah dilalui Ibrahim, Nuh, Musa, Isa dan Muhammad, itulah jalan yang benar. dilalui penuh perjuangan baik secara materi maupun secara fisik, mereka diujikan dengan kelaparan, kesengsaraan, kesusahan, tapi mereka yakin mereka berada pada jalan yg benar karena Allah bersama mereka. albaqarah:214
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoyahkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Kapankah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ”
sekarang pertanyaannya layakkah kita masuk ke dalam jannah Allah? padahal sebelumnya belum sampai ujian-ujian itu kepada kita.

jangan kita main-main dlm memposisikan diri kita yg hidup di bumi ciptaan Allah, jangan puas terhadap ritualitas-ritualitas ibadah-ibadah yg sering kita kerjakan yang menurut kita sudah benar dan yang sebenarnya tidak ada nilainya dimata Allah.

Al kahfi:103-104
Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

jadi jangan pernah men-judgement orang-orang yang tidak melaksanakan sholat 5 waktu atau ritualitas-ritualitas ibadah lain yang biasa dilakukan masyarakat pada umumnya itu adalah sesat, karena mereka hanya ingin sedang mencari jalan yang benar, dan tidak ingin terbelenggu dengan ibadah-badah yg sifatnya ritualitas semata, padahal kebanyakan orang tidak paham mengapa mereka melakukan ritualitas-ritualitas itu. lebih baik kita harus pahami dulu sebelum kita melakukan sesuatu, bukan karena iming-iming pahala dan dosa,atau syurga dan neraka.

17:36
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. ”

jadi jika nanti saudara diadili oleh Allah tentang diri anda dan orang-orang yang bersama anda,jangan katakan anda tidak tahu, atau orang tua kita tidak mengajarkan, atau guru kita tidak mengajarkan, atau ustad kita tidak mengajarkan, atau “saya tidak pernah tahu tentang itu”. karena Allah telah menyediakan Alqur’an dan kitab-kitab terdahulu (Injil, Taurat dan Zabur, serta milata ibrahim) sebagai petunjuk hidup manusia 2:185 “Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak(benar) dan yang bathil(salah)”

Allah tidak menjamin sesuatu yang banyak itu benar, Allah tidak menjamin ajaran-ajaran nenekmoyang kita benar, dan Allah tidak menjamin jika kita mengikuti mereka juga kita akan benar. tetapi Allah menjamin orang-orang yang mencari jalan kebenaran dengan sungguh-sungguh maka ia akan diberikan ni’mat sebagai mana orang-orang terdahulu yang telah pernah Allah beri nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. dan hidayah akan turun kepada orang orang tersebut.

6:116
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta.

2:170
Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari perbuatan nenek moyang kami”. “Apakah mereka akan mengikuti juga, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”

jadi pelajarilah kitab-kitab suci yg ALLAH turunkan, jangan cuma sekedar membaca dan menghitung amal-amal yang telah kita lakukan, atau merasa apa yang telah kita lakukan sudah baik atau benar.
semoga Allah memberikan hidayah kepada Anda dan kepada orang-orang yang mau berpikir.
maha benar Allah atas segala ketetapannya yang tidak pernah berubah dari semenjak Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad dan sampai saat ini.

6 07 2007
Yakobus

kepada saudaraku Wahyu, ingat Allah menciptakan kita hanya untuk mengabdi kepada-Nya berdasarkan Al-Qur’an surat Adz-Dzariyaat Ayat 56. Dan apabila kita ingin mengabdi harus berdasarkan ilmu-Nya lihatlah Al-Qur’an surat Al-Israa Ayat 36. Dan apabila kita lihat , Allah memberikn penjelasan kepada umat manusia secara terpisah-terpisah, bukan dari ayat satu ke ayat berikutnya misalnya setelah membaca ayat pertama, akan berbeda perkataan atau firmannya dengan ayat yang selanjutnya kita baca. karena Al-Qur’an berdasarkan ashabul nuzul-nya. Kemudian Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat An-Nisaa’ Ayat 44, mengatakan pada inti terakhirnya berbunyi ” Janganlah engkau menjual ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit, sesungguhnya barangsiapa yang menjualbelikan ayatku itulah orang kafir”. Dari ayat tersebut kita dapat pahami bahwa kita tidak boleh meminta balasan setiap penyampaian ayat-ayat Allah. Kita telah melihat bahwa Al-Qur’an sebagi Petunjuk bagi Manusia, sebagai Penjelasan dari pada itu petunjuk serta pembeda antara yang hak dan batil. Jadi, ayat tersebut baru berupa petunjuk, lalu penjelasannya harus ada contohnya seperti Allah berbicar tentang bumi, dan bumi itu ada. Dan Allah berbicara tentang menjualbelikan ayat Allah dan penjelasannya harus ada. BUkan kita mengatakan orang tersebut yang menjualbelikan ayat-ayat Allah disebut orang kafir tetapi Alalh sendiri yang mengatakan kafir. Apabila saudara yakin atau beriman kepada Al-Qur’an jangan mengambil yang enaknya saja.
Kalau Al-Qur’an itu benar harus kita yakini bahwa haq atau batil, kafir atau muslim, kalau kita melihat dunia ini kata Allah dunia ini berada dalam keadaan salah/ batil dalam pengertiannya sistem / aturan maka kita harus kita terima, mari kita lihat Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 60. Bukan kita menjelekkan manusia manapun, kita hanya melihat dari sudut pandang firman Allah.
Apabila kita setiap mengadakan suatu penyampaian keilmuan tidak pernah menutup pintu maupun jendela, itu suatu fitnah. Kita menyampaikan ayat Allah, kok harus tutup pintu segala, bahwa Al-Qur’an itu petunjuk bagi manusia, mengapa harus tertutup segala dlam penyampaikan keilmuan. Perhatikan Al-ur’an surat Al-Baqarah ayat 2.
Dalam Firman Allah surat Al-Muzzamil ayat 2 mengatakan bahwa ” Bangunlah dimalam hari ( solat)”. Ayatnya yaitu Qiyamul Lail. Apabila kita melihat sejarah Muhammad dulu melaksanakan sholat malam dalam rangka mendapatkan ilmu dari allah, karena pada malam hari kita lebih khusyu’ sholatnya ketimbang pada siang hari. Bukan kita tidak melaksanakan lima waktu, karena apabila lihat Al-Qur’an tidak perintah sholat lima waktu, tetapi Allah hanya memerintahkan sholat malam, ayat tersebut sudah jelas.
Dan ini hanya baru segelintir yang saya sampaikan kepada anda, masih banyak lagi pengertian yang anda pahami tersebut salah.
Semoga Allah melindungi Anda beserta teman-teman Anda sekalian,
Alhamdulillahirrohmanirrohim.

4 10 2007
rapait

Saya tinggal SATU RUMAH dengan orang2 (lebih 3 orang) yang saudara Wahyu ciri-cirikan tersebut (rata-rata sudah diatas 2 tahun ikut)

Dengan keseharian mereka dan tamu-tamu yang datang berhubungan dengan aliran mereka… semakin …. memperkuat diriku untuk…..
“TIDAK” sekali lagi “TIDAK” akan mengikuti apa yang mereka ikuti.

Allhamdulillah

24 10 2007
no_naj

sudah mas, sing tepo’ sliro

31 10 2007
Budi

Saya ingat dulu waktu kuliah di sebuah PTN di Semarang. Sekitar tahun 1997. Seorang teman mahasiswi terjebak aliran sesat dan sempat dibaiat. Oleh gurunya disuruh bertindak kriminal (mencuri kepada orang kafir dianggap halal hukumnya), berbohong kepada orang tua, dengan dalih mencari dana perjuangan.
Malang benar nasib kawan saya. Perhiasan dijual, motor dijual, berbohong kepada orang tua katanya butuh uang ini itu, duitnya dikumpulkan kepada “guru”.
Akhirnya teman saya insaf dan keluar. Namun diteror oleh anggota lain. Bahkan diancam untuk dibunuh. Untungnya dengan pendampingan dari kawan-kawannya, mahasiswa tersebut berhasil selamat. Padahal sudah sempat depresi (linglung) karena terus menerus diacam akan dibunuh kalau keluar dari aliran tersebut.
Bagi yang belum masuk aliran sesat, waspadalah! Jangan sekali-kali masuk. Apalagi bagi mahasiswa, nanti disuruh “berkorban” kepada gurunya.
Agama yang baik itub terang benderang, tidak sembunyi-sembunyi.

5 07 2011
Devi Noor Afriani

setuju mas, sy alumni salah satu kmps d jogjakarta sdh luar biasa …sy hampir dibaiyiat pd thn 2007 smp saya pts hbngn dngn seseorang yang sngt dkt dngn saya….alhamduillah allah msh mlndng saya….agama yang benar itu adalah yang terang-terangan tidak sembunyi-sembunyi…wlpn prtntngan bnyk dtng dari pihak lain…

22 07 2009
namalatulsauda

bagi yang mengaku muslim…coba dirikan solat 5 waktu berjamaah di masjid tepat waktu selam 1 bulan mulai Anda membaca komment ini… lihat perubahanya…..

ngapain takut dengan aliran sesat…

masih ingat gak kisah khalifah sayidina umar yang memerangi dan memenggal kepala para pengaku nabi nabi palsu….

sama halnya sekarang…. penggal aja tu kepala nabi nabi palsu yang mengaku utusan Tuhan……

dirikan solat dirikan solat dirikan solat….

12 09 2009
ibnu

muslim itu orang yang mengaku islam dan islam itu adalah berserah diri (qs 3:83).jadi orang yang mengaku muslim harus berserah diri terhadap aturan atau hukum Allah.jangan pernah menganggap nabi yang ini atau yang itu palsu kalau belum tahu ilmu tentang apa itu nabi, apa itu rosul.jika anda mengaku muslim yang berarti anda adalah islam maka tentunya anda berserah diri kepada aturan atau hukum Allah.dan setahu saya didalam Alquran tidak ada wahyu yang mengatakan “kataman Rasullin”, jadi berarti pintu ke Rasullan masih berlaku sampai kapanpun.dan sebaiknya seandainya anda mengerjakan suatu amalan pun harus berdasarkan ilmu yang benar menurut Allah, jangan hanya mengandalkan kata mudah2an.”mudah2an semua ibadah kita diterima oleh Allah”, itulah kata2 orang yang sebenarnya tidak tahu jalan menuju surga yang benar itu gimana.tapi mereka menganggap orang yang yakin masuk surga adalah sesat.

24 06 2010
weleh2

halo saudara semua..
salam keselamatan dan sejahtera bagi kita semua
bicara aliran sesat yang selalu di titik beratkan pada benar dan salah..
padahal keduanya memiliki kesamaan tujuan, hanya cara yang dilakukan berbeda…
so kalo sama-sama menghormati kan ndak majalah…
asal tetep berbuat baik dan tidak anarki…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: